ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN MODEL ALTMAN Z-SCOREUNTU

Amelia, Safitri (2018) ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN MODEL ALTMAN Z-SCOREUNTU. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1714017 - SAFITRI AMELIA - CD.pdf

Download (3MB)

Abstract

PT Cipta Laksana Armada Selaras merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan box mobil. Selama ini, permasalahan yang ada pada PT Cipta Laksana Armada Selaras yaitu kinerja kemampuan dalam menggunakan modal untuk menghasilkan keuntungan serta kemampuan dalam mengelola kekayaan untuk menghasilkan keuntungan. Sehingga untuk mengetahui secara pasti bagaimana kinerja keuangannya, maka rasio keuangan merupakan alat yang digunakan untuk menganalisis laporan keuangan sehingga dapat diketahui kondisi atau kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio Aktivitas, dan rasio profitabilitas. Sedangkan Model Altman (Z-Score) adalah skor yang ditentukan dari hitungan standar keuangan untuk menunjukkan tingkat kemungkinan kebangkrutan pada perusahaan. Berdasarkan analisis time series hasil analisis rasio keuangan dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini mampu melunasi semua kewajiban jangka pendeknya seperti terlihat pada rasio lancar sebesar 4.557,9%, rasio cepat sebesar 4.549,3%, dan rasio kas sebesar 4.531%. Jadi jika dinilai dari likuiditasnya kinerja perusahaan dalam kondisi baik. Pada analisis rasio solvabilitas dapat dikatakan baik karena mengalami penurunan disetiap tahunnya yakni, pada rasio hutang terhadap modal (2013) sebesar 3.344,2 menjadi sebesar (2017) 195,1% sedangkan rasio hutang terhadap total aktiva (2013) sebesar 2.506,1%, dan (2017) sebesar 191,4%. Itu artinya perusahaan mampu melunasi semua kewajiban jangka panjangnya. Pada rasio aktivitas dapat dikatakan baik yaitu perputaran piutang naik dari 88,3 kali (2013) menjadi 92,3 kali (2017), rata-rata periode penagihan piutang 2013-2017 5 hari, perputaran persediaan mengalami penurunan dari 14 kali (2013) menjadi 6,8 kali (2017), perputaran aktiva tetap naik dari 1,6 kali (2013) menjadi 2,5 kali (2017), dan perputaran total aktiva turun dari 0,7 kali (2013) menjadi 0,3 kali (2017). Jadi jika dinilai dari aktivitas kinerja perusahaan dalam kondisi baik. Sedangkan analisis profitabilitas yaitu GPM meningkat dari 1719,4% (2013) menjadi 2812,6% (2017), NPM meningkat dari 7766,4% (2013) menjadi 8061,5% (2017), ROA menurun dari 7751,4% (2013) menjadi 2654,07% (2016), ROE menurun dari 5808,8% (2013) menjadi 2654,03% (2017). Sehingga jika dinilai dari profitabilitas kinerja perusahaan dalam kondisi buruk. Dan untuk hasil dari Z-Score sendiri dikatakan jauh dari kebangkrutan karena nilainya > 2,90.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Aktivitas, Rasio Profitabilitas, Analisis Z-Sco
Subjects: Administrasi Bisnis Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 06 Apr 2026 06:54
Last Modified: 06 Apr 2026 06:54
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2049

Actions (login required)

View Item View Item