ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN PENJUALAN PADA CV.TAAT SARANA MANDIRI

Lisdiana, Rintan Nur (2018) ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN PENJUALAN PADA CV.TAAT SARANA MANDIRI. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1714013 - RINTAN NUR LISDIANA - CD.pdf

Download (2MB)

Abstract

CV. Taat Sarana Mandiri adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur otomotif (Helm Retro), berlokasi di Jl. Raya Penggilingan Komp. PIK Blog C No. 122, 123, RT02/RW10, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 13940. Produk Helm Retro yang dihasilkan ada 2 (dua) jenis, yaitu jenis Helm Retro Polos dan Helm Retro Bordir. Perusahaan menghadapi suatu permasalahan yaitu melakukan penjualan dari tahun ke tahun namun tidak mengetahui pada tingkat penjualan berapa perusahaan mulai memperoleh laba atau tingkat berapa perusahaan mengalami kerugian dan pada tingkat penjualan berapa perusahaan mencapai laba yang direncanakan. Perusahaan belum pernah malukan perencanaan penjualan sebelumnya dalam menentukan tingkat penjualan untuk mencapai laba yang direncanakan. Penelitian ini berjudul “Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Penjualan Pada CV. Taat Sarana Mandiri”. Analisis Break Even Point adalah suatu analisis yang menjelaskan bahwa total penjualan sama dengan total biaya yang dikeluarkan (TR=TC). Data utama yang diperlukan adalah data pendapatan penjualan, biaya tetap, dan biaya variabel yang diramalkan dengan metode least square. Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa Break Even Point total tahun 2019 adalah sebesar Rp 509.913.514. Alokasi BEP ke dalam masing-masing jenis produk adalah sebagai berikut: 1) Helm Retro Polos: Tercapai pada tingkat penjualan Rp 248.072.925 atau tingkat produksi sebesar 2.756 unit. 2) Helm Retro Bordir: Tercapai pada tingkat penjualan Rp 261.840.589 atau tingkat produksi sebesar 2.756 unit. Untuk tahun 2019 perusahaan merencanakan tingkat laba adalah sebesar Rp 642.450.642. Untuk mencapai laba yang direncanakan tersebut perusahaan akan mencapai tingkat penjualan total sebesar Rp 3.569.202.286. Alokasi total penjualan tersebut ke dalam masingmasing jenis produksi adalah sebegai berikut: 1) Helm Retro Polos: Penjualan yang direncanakan yang harus tercapai sebesar Rp 1.736.416.912 atau tingkat produksi 19.294 unit. 2) Helm Retro Bordir: Penjualan yang direncanakan yang harus tercapai sebesar Rp 1.832.785.374 atau tingkat produksi 19.293 unit. Margin Of Safety (MOS) tahun 2019 adalah 85,71% atau sebesar Rp 3.059.163.279.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Break Even Point, Margin Of Safety, Penjualan yang direncanakan, Biaya Tetap, Biaya Variabel.
Subjects: Administrasi Bisnis Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 06 Apr 2026 06:29
Last Modified: 06 Apr 2026 06:29
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2047

Actions (login required)

View Item View Item