PEMISAHAN HTPB (HIDROXYL TERMINATED POLYBUTADIENE) MENGGUNAKAN CPSF (CONTINUOUS POLYMER SPRAYER FRACTIONATION) SEBAGAI BAHAN FUEL BINDER PROPELAN DI PUSAT TEKNOLOGI ROKET - LAPAN

Hartanto, Dicky (2020) PEMISAHAN HTPB (HIDROXYL TERMINATED POLYBUTADIENE) MENGGUNAKAN CPSF (CONTINUOUS POLYMER SPRAYER FRACTIONATION) SEBAGAI BAHAN FUEL BINDER PROPELAN DI PUSAT TEKNOLOGI ROKET - LAPAN. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1516044 - Dicky Hartanto.pdf

Download (51MB)

Abstract

Polibutadiena dengan gugus hidroksil yang terikat pada kedua ujungnya disebut Hidroxyl Terminated Polybutadiene (HTPB). Salah satu permasalahan HTPB untuk fuel binder propelan adalah masih rendahnya persentase berat isomer cis (0 sampai 9%), sedangkan yang diinginkan dalam fuel binder propelan adalah 10%.Untuk memperoleh HTPB yang diinginkan diperlukan suatu metode pemisahan HTPB berdasarkan massanya dengan menggunakan metode Continuous Polymer Sprayer Fractionation (CPSF). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pelarut dan waktu pengambilan sampel terhadap densitas, rendemen, dan persentase berat isomer HTPB. HTPB yang diperoleh, selanjutnya dianalisis kesesuaiannya untuk digunakan sebagai fuel binder propelan. HTPB sebanyak 94 mL dilarutkan bersama pelarut denganvariasi komposisi pelarut yaitu P1 dengan komposisi 80% THF+0% etanol, P2 dengan komposisi 72% THF+8%etanol, P3 dengan komposisi 64% THF+16% etanol serta P4 dengan komposisi 56% THF+24% etanol. Volume sampel diambil sebanyak 20 mL dari proses pemisahan memiliki variasi waktu pengambilan sampel yaitu t1 selama 1 jam, t2 selama 2 jam, t3 selama 3 jam serta t4 selama 4jam. Setiap sampel memiliki variasi aliran debit Q1 dan Q2, dengan keran fraksi atas 0,0550 mL/s dan keran fraksi bawah 0,1100 mL/s, sedangkan aliran debit Q2 dengan keran fraksi atas 0,0550 mL/s dan fraksi bawah 0,2200 mL/s. Hasil dari setiap sampel dilakukan analisis pengujian densitas menggunakan piknometer, analisis rendemen, dan analisis gugus fungsi menggunakan fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi komposisi pelarut P4 dengan waktu pengambilan sampel t$ pada aliran debit Q2mendapatkan hasil pemisahan yang optimal,karena menghasilkan densitas 0,8405 g/mL, persentase beratisomer cis 15,0401% dan persentase berat isomer trans 27,1782% sehingga memnuhi syarat sebagai fuel binder propelan roket.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: HTPB,Fuel Binder, Pemisahan, CPSF
Subjects: Teknik Kimia Polimer
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 30 Mar 2026 08:09
Last Modified: 30 Mar 2026 08:09
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2034

Actions (login required)

View Item View Item