PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MESIN SHOT BLAST 10 DI FOUNDRY PLANT 2 PT BAKRIE AUTOPARTS

Vano, Andre Naftali Gustaf (2019) PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MESIN SHOT BLAST 10 DI FOUNDRY PLANT 2 PT BAKRIE AUTOPARTS. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1115080 - Andre Naftali Gustaf Vano.pdf

Download (79MB)

Abstract

PT Bakrie Autoparts merupakan perusahaan industri manufaktur yang bergerak di bidang pengecoran besi (ferrous foundry) menghasilkan produk komponen otomotif maupun general casting. Perusahaan telah menerapkan Total Productive Maintenance (TPM), hanya saja belum diterapkan secara keseluruhan seperti pada mesin shot blast 10 yang berada pada area shot blastfoundry plant 2. Rendahnya produktivitas mesin shot blast 10 terjadi akibat mesin masih sering mengalami kerusakan sehingga output yang dihasilkan tidak mencapai target. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menerapakan TPM untuk meningkatkan produktivitas serta mengurangi six big losses pada mesin shot blast 10. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi aliran proses shot blast, mengukur pencapaian nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE), menghitung nilai Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR), mengidentifikasi six big losses yang terjadi, kemudian dianalisis dengan diagram sebab akibat dan analisis 5W+1H serta penerapan TPM. Hasil perhitungan yang didapat menunjukkan bahwa rata-rata nilai OEE mesin shot blast 10 dari minggu pertama bulan Maret 2019 s.d bulan Mei 2019 sebesar 40,48%, yang menunjukkan bahwa mesin masih berada dibawah standar kelas dunia yaitu 85%. Sedangkan rata-rata waktu kerusakan mesin pada nilai MTBF sebesar 4,24 jam/kerusakan dan nilai MTTR sebesar 2,52 jam/kerusakan. Berdasarkan analisis dengan perhitungan six big losses yang menjadi masalah utama six big losses mesin shot hlast 10 yaitu idle and minor stoppages loss sebesar 46,88%. Perbaikan dari faktor dominan pada six big losses mesin shot blast 10 dilakukan dengan menggunakan analisis diagram sebab akibat dan 5W+1H serta penerapan TPM. Implementasi perbaikan yang dilakukan pada mesin shot blast 10 seperti melakukan perbaikan dengan merekondisi mesin, membuat jadwal rutin kegiatan preventive maintenance, melibatkan operator produksi melakukan pemelilharaan secara mandiri dan memaksimalkan pencatatan laporan harian operasi mesin. Setelah melakukan perbaikan maka persentase nilai OEE menjadi 46,37%, ratarata waktu kerusakan mesin pada nilai MTBF scbesar 6,93 jam/kerusakan dan nilai MITR sebesar 2,52 jam/kerusakan serta penurunan persentase idle and minor stoppages menjadi 45,55%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Diagram Sebab Akibat, Analisis 5W+1Н.
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 12 Mar 2026 03:55
Last Modified: 12 Mar 2026 03:55
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1995

Actions (login required)

View Item View Item