Subagyo, Sheila Yakti (2019) PENINGKATAN EFISIENSI BAGIAN FC 7.2 LINI TRIMMING 1 DENGAN MENGGUNAKAN TABEL STANDAR KERJA KOMBINASI TIPE III DI PT KRAMA YUDHA RATU MOTOR. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1115073 - Sheila Yakti Subagyo.pdf Download (180MB) |
Abstract
PT Krama Yudha Ratu Motor (PT KRM) merupakan perusahaan industri otomotif yang memproduksi berbagai tipe kendaraan niaga. Pada FC 7.2 lini trimming 1, tidak setiap stasiun kerja diisi oleh satu orang operator. Ada operator yang melakukan pekerjaannya sampai di stasiun kerja selanjutnya, adapun operator yang hanya bekerja di satu stasiun kerja. Beban kerja operator menjadi tidak merata karena terdapat operator yang memiliki elemen kerja sedikit sehingga waktu yang dibutuhkan untuk proses pengerjaannya lebih sedikit, dan terdapat operator yang memiliki elemen kerja lebih banyak sehingga waktu untuk proses pengerjaannya menjadi lebih lama. Perbedaan beban kerja pada operator menyebabkan efisiensi lini produksi masih rendah akibat adanya waktu menganggur (idle time) pada beberapa operator. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan Tabel Standar Kerja Kombinasi (TSKK) Tipe II atau Kaju Haikin untuk menyeimbangkan beban kerja operator dengan mengalokasikan elemen-elemen kerja di bagian FC 7.2 sehingga akan meningkatkan efisiensi. Selain itu, diperlukan analisis kebutuhan tenaga kerja untuk mendapatkan jumlah operator yang optimal di bagian FC 7.2 lini trimming 1. Berdasarkan hasil penelitian, FC 7.2 memiliki 11 operator dengan efisiensi lini sebesar 77,57%, balance delay sebesar 22,43%, dan idle time sebesar 1319,20 detik dengan takt time sebesar 534,6 detik. Waktu standar terlama untuk seluruh tipe TD adalah Operator 15 RH sebesar 529,97 detik dengan elemen kerja sebanyak 20. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efisiensi lini dan mengurangi idle time adalah merealokasi elemen-elemen kerja operator. Selain itu, diperlukan suatu analisis kebutuhan tenaga kerja untuk mendapatkan jumlah kebutuhan operator FC 7.2. Setelah dilakukan realokasi elemen kerja, jumlah operator di FC 7.2 menjadi 10 operator. Selain itu, efisiensi meningkat 8,6% menjadi 85,34%, balance delay yang sebelumnya sebesar 23,26%, turun 8,6% sehingga menjadi 14,66%, idle time yang sebelumnya sebesar 1367,58 detik turun 583,86 detik sehingga menjadi 783,72 detik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Elemen Kerja, Efisiensi, takt time, idle time, dan TSKK Tipe II |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 03:24 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 03:24 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1993 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
