Tulloh, Nurhidayat (2019) MINIMASI PEMBOROSAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING PADA PROSES PEMBUATAN RADIAL SEAL POLYURETHANE AIR FILTER A-5561 DI PT SELAMAT SEMPURNA TBK. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1115050 - Nurhidayat Tulloh.pdf Download (102MB) |
Abstract
Pada era globalisasi saat ini kemajuan sektor ekonomi meningkat dengan pesat, industri berkembang di segala bidang baik industri barang maupun jasa. Setiap perusahaan dituntut untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan permintaan konsumen, baik dari segi harga, kualitas dan waktu serta kesesuaian jumlah permintaan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengidentifikasi kegiatan yang bernilai tambah (value added) dan mengeliminasi pemborosan. PT Selamat Sempurna Tbk. merupakan perusahaan industri manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan komponen otomotif dengan produk utama yang dihasilkan adalah radiator dan filter. Salah satu jenis filter yang diproduksi adalah Radial Seal Polyurethane Air Filter A-5561. Dalam proses produksi Radial Seal Polyurethane Air Filter A-5561 masih terdapat proses yang tidak menambah nilai dan berujung menimbulkan pemborosan. Pendekatan lean manufacturing adalah salah satu pendekatan yang digunakan untuk meminimumkan terjadinya pemborosan yang terjadi. Metode yang digunakan untuk melakukan pendekatan lean adalah value stream mapping yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi dengan tools yang digunakan adalah process activity mapping yang berfungsi untuk mengidentifikasi aktivitas value added, necessary non value added dan non value added. Berdasarkan hasil analisis current state value stream mapping didapatkan lead time proses sebesar 1.237,85 detik, lead time stagnasi sebesar 3.448,07 detik, lead time transportasi sebesar 1.266,67 detik, total production lead time sebesar 5.952,59 detik dan process cycle efficiency sebesar 87,83 %. Perbaikan difokuskan pada proses peralihan tipe komponen outer liner dari tipe expander menjadi tipe spiral dan meringkas aktivitas sejenis pada stasiun kerja flaring yang dilakukan berulang. Hasil darifuture state value stream mapping didapatlan lead time proses sebesar 1.098,50 detik, lead time stagnasi sebesar 3.299,23 detik, lead time transportasi sebesar 1.277,98 detik, total production lead time sebesar 5.675,71 detik dan process cycle efficiency sebesar 88,62 %. Dari hasil tersebut, terjadi penurunan lead time proses sebesar 139,35 detik, lead time stagnasi sebesar 148,84 detik dan production lead time sebesar 276,88 detik. Untuk process cycle efficiency mengalami peningkatan sebesar 0,79 % setelah adanya perbaikan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Lead Time, dan Process Cycle Efficiency. |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 07:56 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 07:56 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1988 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
