PENINGKATAN EFISIENSI LINI PADA STASIUN KERJA DI LINE MASKING MAINBOOTH FACTORY 4 DENGAN METODE KAJU HAIKIN DI PT SUGITY CREATIVES

Mulya, Adriyan Budi (2018) PENINGKATAN EFISIENSI LINI PADA STASIUN KERJA DI LINE MASKING MAINBOOTH FACTORY 4 DENGAN METODE KAJU HAIKIN DI PT SUGITY CREATIVES. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1114003 - Adryan Budi Mulya 2019.pdf

Download (60MB)

Abstract

PT Sugity Creatives merupakan salah satu perusahaan industri otomotif yang bergerak di bidang otomotif injeksi plastik well established di Indonesia dimana telah berdiri sejak tahun 1995, dan salah satu pusat pendapatan yang tinggi terletak di Mainbooth Factory 4, yang merupakan suatu tempat proses painting dengan pengecatan warna pada bumper dimana produk utamanya adalah bumper untuk kendaraan mobil Toyota, Daihatsu, dan Nissan yang diantaranya yaitu bumper mobil Avanza Grand dan Avanza Veloz (Toyota), Xenia Standar dan Xenia Sporty (Daihatsu), Sigra (Daihatsu), Grand Max (Daihatsu), dan Datsun (Nissan). Pada Mainbooth Factory 4 terdapat berbagai lini, salah satunya adalah Line Masking, pada lini tersebut terdapat suatu masalah yaitu tidak tercapainya target produksi yang telah direncanakan. Hal ini disebabkan karena beban kerja dari masingmasing SK tidak seimbang, sehingga berdampak kepada keterlambatan pengiriman produk kepada customer sehingga kepuasan customer akan mengalami penurunan. Untuk mengatasi hambatan tersebut digunakan metode Kaju Haikin untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja yang optimal menggunakan Tabel Standar Kerja Kombinasi (TSKK) sehingga dapat meningkatkan efisiensi lini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penyeimbangan pada lini tersebut. Penyeimbangan lini dilakukan dengan cara mendistribusikan elemen-elemen kerja pada setiap stasiun kerja agar waktu menganggur (idle time) ditekan seminimal mungkin, sehingga pemanfaatan dari peralatan maupun operator dapat digunakan semaksimal mungkin. Berdasarkan analisis, kebutuhan operator pada Line Masking sebaiknya 7 operator dari 9 operator dengan Takt Time sebesar 72 detik, dimana operator yang dihilangkan yaitu terdapat pada Pos Masking 4 dan Pos Masking 7. Selain itu, Idle time pada kondisi awal adalah 183,62 detik dan idle time setelah dilakukan pendekatan kaju haikin jumlah idle time menurun sebesar 134,32 detik. Sehingga idle time setelah menggunakan pendekatan kaju haikin menjadi 49,39 detik dan memperoleh efisiensi lini menjadi 90,20% dari kondisi awal yang sebesar 71,28%. Untuk Layout Line Masking tidak merubah secara keseluruhan, hanya pada Pos Masking saja yang diubah dari kondisi awal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kaju Haikin, Idle Time, Takt Time, Waktu Siklus, Waktu Standar, Efisiensi Lini
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 11 Mar 2026 04:09
Last Modified: 11 Mar 2026 04:09
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1976

Actions (login required)

View Item View Item