Minimasi Pemborosan Pada Proses Remanufaktur Engine DumpTruck HD 785-7 Dengan Metode Value Stream Mapping (VSM) Di PT Komatsu Indonesia KBN Plant

Supriatna, Dede (2024) Minimasi Pemborosan Pada Proses Remanufaktur Engine DumpTruck HD 785-7 Dengan Metode Value Stream Mapping (VSM) Di PT Komatsu Indonesia KBN Plant. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1221001_Dede Supriatna_Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (388kB)
[img] Text
1221001_Dede Supriatna_TA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[img] Text
1221001_Dede Supriatna_Turnitin.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (19MB)
[img] Text
1221001_Dede Supriatna_Dapus.pdf - Bibliography

Download (293kB)

Abstract

PT Komatsu Indonesia KBN Plant merupakan suatu perusahaan yang bergerak di industri remanufaktur dalam produksi komponen alat berat. Terdiri dari 2 bagian produksi yaitu engine dan power train dengan masing-masing produk yang berbeda. Engine line terdiri dari beberapa model unit engine diantaranya adalah engine dumptruck, engine excavator, engine wheelloader dan engine buldozer. Power train terdiri dari final drive, torque flow, power module, front exel dan piston pump motor. Beberapa pemborosan seperti lamanya waktu menunggu, lamanya waktu pemrosesan, maupun lamanya waktu menganggur pekerja sehingga adanya produk yang cacat. Adapun pemborosan lainnya seperti penumpukkan barang, lama waktu proses pada bagian disassembly, lamanya part pengganti datang dari gudang part. Adanya pemborosan tersebut, PT Komatsu Indonesia KBN Plant harus menghadapi ketidakpastian keterlambatan dalam pemenuhan part pada saat tertentu. Berdasarkan hasil diskusi, Perbaikan yang diusulkan bertujuan menghilangkan pemborosan produksi menggunakan Value Stream Mapping dan toolnya proses activity mapping. Setelah melakukan pengidentifikasian proses dari penjelasan permasalahan, pemetaan proses, maka dapat diperoleh usulan pemetaan perbaikan proses mulai dari proses disassembly sampai proses assembly engine yang telah dipetakan dengan menggunakan Flow Diagram, Metode Foul Tree Analysis, sehingga tidak ada lagi proses menunggu part pada proses assembly engine yang menyebabkan engine line out (engine dikeluarkan dari proses assembly). Dari hasil analisis current value state mapping didapatkan kegiatan yang bernilai Value Adding (VA) sebesar 3865 menit, kegiatan yang bernilai Non Value Adding (NVA) sebesar 1440 menit, dan kegiatan yang bernilai Necessary Non Value Adding (NNVA) sebesar 154 menit, dengan total process cycle efficiency (PCE) 70,80% dari total lead time 5.459 menit. Dari hasil analisis menggunakan fault tree analysis didapatkan additional terbesar pada part bracket sebanyak 1.798 item. Setelah dilakukan perbaikan dengan meminimasi pemborosan pada proses remanufaktur engine, tujuannya untuk mengurangi additional part dari proses assembly engine. Hasil dari analisis perbaikan didapatkan kegiatan yang bernilai VA sebesar 3.865 menit, kegiatan yang bernilai NVA sebesar 900 menit, dan kegiatan NNVA sebesar 154 menit, dengan PCE sebesar 79% naik 8,1 % dari total lead time 4.919 menit. Kata Kunci: Value Stream Mapping, Waste, Pemborosan, Metode Foul Tree Analysis

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Unnamed user with username admin_perpus
Date Deposited: 29 Jan 2026 03:47
Last Modified: 29 Jan 2026 03:47
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1846

Actions (login required)

View Item View Item