NALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING PADA PT. SGMW MOTOR INDONESIA TAHUN 2018

Aulia, Dinna Septi (2019) NALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING PADA PT. SGMW MOTOR INDONESIA TAHUN 2018. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
DINNA SEPTI AULIA.pdf

Download (47MB)

Abstract

Selama ini PT SGMW Motor Indonesia menggunakan Sistem Tradisional dalam menghitung Harga Pokok Produksi yang membebankan biaya overhead pabrik secara tidak tepat ke setiap produk atas dasar penggunaan tarif tunggal. Tarif ini menghasilkan biaya produk yang tidak akurat jika sebagian besar biaya overhead pabrik tidak berhubungan dengan volume/unit. Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Sistem Tradisional yang menggunakan perkiraan saja, seperti yang diterapkan oleh PT SGMW Motor Indonesia dianggap kurang akurat dalam memberikan informasi biaya yang terkandung dalam masing-masing produksi. Sehingga menyebabkan semua jenis produk yang dihasilkan mengkonsumsi biaya overhead pabrik dengan proporsi yang sama. Apabila perusahaan salah dalam menghitung biaya produksi, maka akan banyak kerugian yang mungkin didapat pada perusahaan. Peneitian ini berjudul "Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Activity Based Costing Pada PT SGMW Motor Indenesia Tahun 2018", menggunakan Metode Activity Based Costing dalam menghitung Harga Pokok Produksi agar informasi biaya yang didapat akurat serta dapat memaksimalkan laba perusahaan. Activity Based Costing merupakan pendekatan penentuan biaya produk yang membebankan biaya ke produk berdasarkan konsumsi sumber daya oleh aktivitas. Dasar pemikiran pendekatan penentuan biaya ini adalah bahwa produk perusahaan dilakukan oleh aktivitas, dan aktivitas yang dibutuhkan tersebut menggunakan suber daya yang menyebabkan timbulnya biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Sistem Activity Based Costing pada produk Confero S 1.5cc sebesar Rp 158,167,897/unit dan produk Cortez 1.8cc sebesar Rp 184,954,398/unit. Sedangkan untuk perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Sistem Tradisional pada produk Confero S 1.5cc sebesar Rp 158,526,569/unit dan produk Cortez 1.8cc sebesar Rp 184,628,694/unit. Sehingga selisih antara perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Sistem Activity Based Costing dan Sistem Tradisional produk Confero S 1.5cc sebesar Rp 358,672/unit dan produk Cortez 1.8cc sebesar Rp 325,704/unit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Harga Pokok Produksi, Activity Based Costing, Laba.
Subjects: Administrasi Bisnis Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 22 Jan 2026 08:56
Last Modified: 22 Jan 2026 08:56
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1792

Actions (login required)

View Item View Item