PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING UNTUK MEMINIMALISASI JARAK PERPINDAHAN BAHAN DI PT SARANA LASER CUTTING

Diwantara, Fahrizal (2019) PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING UNTUK MEMINIMALISASI JARAK PERPINDAHAN BAHAN DI PT SARANA LASER CUTTING. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1115099 - Fahrizal Diwantara.pdf

Download (72MB)

Abstract

PT Sarana Laser Cutting merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif dalam pembuatan part dan komponen otomotif. Salah satu produk yang dihasilkan yaitu produk box dan cover untuk alat berat jenis bulldozer. Beberapa fasilitas produksi di setiap stasiun kerja/area di lantai produksi penempatan tata letaknya berjauhan. Khususnya pada lantai produksi yang menghasilkan produk box dan cover. Serta dari beberapa fasilitas produksi di setiap stasiun kerja/area yang tidak sesuai dengan aliran bahan yang dapat mengakibatkan terdapat gerakan bolak-balik (back-tracking) antar stasiun kerja/area, tata letak fasilitasnya masih belum dapat dikategorikan efisien. Sehingga memperlambat proses produksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka penelitian ini akan menghasilkan usulan perbaikan tata letak fasilitas produksi dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil tata letak fasilitas produksi di lantai produksi pada kondisi awal terdapat beberapa stasiun kerja/area yang diletakkan secara berjauhan dan adanya proses bolak-balik (back-tracking). Tata letak awal fasilitas produksi di lantai produksi pada PT Sarana Laser Cutting memiliki total jarak perpindahan bahan antar stasiun kerja/area sebesar 65,29 meter, untuk hasil momen perpindahan pada tata letak awal fasilitas produksi di lantai produksi pada PT Sarana Laser Cutting adalah sebesar 33.164 meter/tahun momen perpindahannya, ongkos material handling menggunakan forklift Rp 119.999.993 meter per tahun dan menggunakan manusia Rp 45.599.981 meter per tahun. Hasil rancangan perbaikan tata letak fasilitas produksi yaitu rancangan alternatif 1 didapatkan total jarak perpindahan bahan sebesar 41,52 meter dan hasil total momen perpindahan bahan sebesar 21.091 meter per tahun, ongkos material handling menggunakan forklift Rp 70.003.644 meter per tahun dan menggunakan manusia Rp 30.733.037 meter per tahun.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tata Letak Fasilitas Produksi, Material Handling, Back-Tracking, Systematic Layout Planning (SLP).
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Nur Halimah
Date Deposited: 21 Jan 2026 07:13
Last Modified: 21 Jan 2026 07:13
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1770

Actions (login required)

View Item View Item